Selasa, 15 September 2009
Perkawinan bukan milik sendiri, jangan egois
apasih arti sederhana sebuah perkawinan ? : adalah menyatukan dua individu yg berbeda latar be lakang,terpaksa atau tidak, dengan cinta atau tidak, dengan ikhlas tanpa cinta atau dengan cinta tapi tidak ikhlas, semua terpulang kepada kita sebagai manusia. Sadar atau tidak sadar manusia se ring mengenyampingkan dirinya berasal dari mana dan mereka sesungguhnya milik siapa. Pun se ring manusia mengikuti isi kepalanya saja atau nafsu keakuannya saja, tanpa melihat keberadaan nya di dunia ini karena siapa, untuk siapa dan harus bagaimana. Terlebih jika perkawinannya telah membuahkan hasil, kita tahu dalam ajaran Islam, buah perkawinan itu, hanya karena dua hal, pertama : Allah SWT memilih kita sebagai "manusia yg bisa dipercaya", kedua karena pilihannya, Dia titipkan amanahnNya." Dan Amanahnya/TitipanNya ini diberikan pada dua orang, dan itu pasti, bukan pada satu orang.Perkawinan itu diikat oleh tiga faktor utama, 1. Tuhan, 2. Sepasang Manusia, 3. Hasilnya (terlepas ada cinta atau tidak, ikhlas atau tidak).Oleh karenanya perkawinan harus di pertahankan, sampai maut menjemput, karena kita adalah manusia pilihan Allah SWT. Untk mempertahankan, ibarat sebuah mercedes benz ingin selalu baik sampai akhir hayat,maka utk memeliharanya jangan gunakan buku pedoman milik toyota, tapi gunakan buku pedoman miliknya sendiri, yang dikeluarkan oleh pabriknya. Kalau begitu manusia harus memegang buku pedoman yang berasal dari penciptanya, Alqur'an dan Al Hadist shahih,jika ada masalah buka dan baca dgn seksama buku pedomannya, dengan selalu memulai mengenali kembali diri sendiri, siapa saya, mengapa saya ada di dunia, mengapa saya dulu mencintainya, mengapa saya, dulu mau menikah dengannya, mengapa Allah mempercayai saya dengan anak- anak yang lucu dan cerdas, mengapa saya berpaling hati, mengapa selalu melihat kekurangan dari pasangan saya, mengapa saya tidak menyadari dulu saya bukan siapa- siapa dan belum apa- apa, apakah saya sendiri tidak luput dari kesalahan dan kekurangan, apa sebenarnya tujuan hidup saya dan apa sebenarnya yang saya cari dalam hidup ini. Semua jawaban ada dalam buku pedoman, khususnya umat Islam ,Qur'an dan Hadist. Karena kita diciptakan oleh Tuhan, maka pedoman yang utama ada pada kitab pedoman yang diberikanNya pada manusia.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar